Minggu, 03 Maret 2013

SAJAK


Pahlawan ‘kosong’
Oleh Agus Yulianto

Kita sering mendengar apa itu pahlawan
Tapi seperti apakah pahlawan itu

Apa dia sang gagah perkasa
Dengan geram suaranya
Dan jantan tingkahnya
Untuk mengorbankan jiwa raganya

Apa dia sang pemberani
Dengan lantangnya berkoar-koar di jalanan
Mengatasnamakan pejuang rakyat
stop kenaikan BBM….!!”
gantung  koruptor…!!”
Dan seabrek kata-kata sakti
Yang membuat luluh hati ini.
Seperti itukah pahlawan…

Pahlawan apakah itu….

Ya Indonesia  banyak orang mengklaim dirinya pahlawan
Tapi ku tak temukan satu pun pahlawan
Meski  pakai atas nama rakyat
Meski pakai atas nama keadilan
Tapi sungguhnya pahlawan itu ‘kosong’.


                        Di Kota ku Surakarta




Sajak teruntuk Adikku

Oleh : Agus Yulianto


Dik…?
Kenapa tidak sekolah
Dik…?
Ayo bangun
Dik…?
Ke sekolah yuk ? Kakak yang antar
Dik…?
Kenapa diam

Beribu kali aku bujuk
Tapi tak ada satu suara pun terdengar
Dia memilih diam
Dia memilih bungkam
Sejenak dalam fikirku
Ada apa adikku…?
Adiku tidak mau sekolah
Karna takut
Takut pada  Bapak guru
Takut pada Ibu guru
“ mereka marah –marah padaku…
Aku memang nakal
Tapi tak senakal yang mereka kira
Aku di pukul…!
Aku di tendang…!”
Rintihan tangis pun terdengar olehku
Aku hanya diam
Satu hal fikirku
‘ Pak Guru  maafkan adikku ….?
Air mataku menetes.

                          Di kota ku Karanganyar


Biodata Penulis : Agus Yulianto atau yang bernama pena Gus Yul. Aktif di komunitas kepenulisan dan sastra. Beberapa karyanya pernah di terbitkan di media massa. Merupakan mahasiswa IAIN Surakarta, Fakultas Tarbiyah & Bahasa. Penulis yang suka bermertamorfosa dengan balutan kisah dan cinta. Puisi ini merupakan satu rangkaian dalam kisah “ Ungkapan Hati Gus Yul  “. Ingin berkomunikasi via blog : yuliagusyulianto.blogspot.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar