Pahlawan ‘kosong’
Oleh Agus Yulianto
Kita sering mendengar
apa itu pahlawan
Tapi seperti apakah
pahlawan itu
Apa dia sang gagah
perkasa
Dengan geram suaranya
Dan jantan tingkahnya
Untuk mengorbankan jiwa
raganya
Apa dia sang pemberani
Dengan lantangnya
berkoar-koar di jalanan
Mengatasnamakan pejuang
rakyat
“stop kenaikan BBM….!!”
“ gantung koruptor…!!”
Dan seabrek kata-kata
sakti
Yang membuat luluh hati
ini.
Seperti itukah
pahlawan…
Pahlawan apakah itu….
Ya Indonesia banyak orang mengklaim dirinya pahlawan
Tapi ku tak temukan
satu pun pahlawan
Meski pakai atas nama rakyat
Meski pakai atas nama
keadilan
Tapi sungguhnya
pahlawan itu ‘kosong’.
Di Kota ku Surakarta
Sajak
teruntuk Adikku
Oleh
: Agus Yulianto
Dik…?
Kenapa tidak sekolah
Dik…?
Ayo bangun
Dik…?
Ke sekolah yuk ? Kakak yang antar
Dik…?
Kenapa diam
Beribu kali aku bujuk
Tapi tak ada satu suara pun
terdengar
Dia memilih diam
Dia memilih bungkam
Sejenak dalam fikirku
Ada apa adikku…?
Adiku tidak mau sekolah
Karna takut
Takut pada Bapak guru
Takut pada Ibu guru
“ mereka marah –marah padaku…
Aku memang nakal
Tapi tak senakal yang mereka kira
Aku di pukul…!
Aku di tendang…!”
Rintihan tangis pun terdengar
olehku
Aku hanya diam
Satu hal fikirku
‘ Pak Guru maafkan adikku ….?
Air mataku menetes.
Di kota ku
Karanganyar
Biodata
Penulis : Agus Yulianto atau yang bernama pena Gus Yul. Aktif di
komunitas kepenulisan dan sastra. Beberapa karyanya pernah di terbitkan di
media massa. Merupakan mahasiswa IAIN Surakarta, Fakultas Tarbiyah & Bahasa.
Penulis yang suka bermertamorfosa dengan balutan kisah dan cinta. Puisi ini
merupakan satu rangkaian dalam kisah “ Ungkapan Hati Gus Yul “. Ingin berkomunikasi via blog :
yuliagusyulianto.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar